Rasa
Rasa
Kau tahu?
Manusia dicipta perasaan cinta. Cinta pada orang tua, anak anak, sahabat, juga pada seseorang.
Kau tahu?
Setiap orang, bahkan ulama sekalipun mencintai seorang. Yah, Cinta itu sendiri tidak berdosa. Selama ia berada dalam koridor agama. Tidak melanggar syari'at. Tidak melampaui batas. Pun tidak diumbar umbar, perasaan itu tetaplah bernama 'Cinta'.
Yah.
Aku menyukai seorang. Dan sepertinya kami saling suka. Hey, itu lazim bukan? Namanya juga manusia.
Kami saling mengenal sejak usia belasan. Aku menyukainya bukan karena fisik, tidak karena materi. Aku tidak akan detail menyebutkan 'kenapa' aku menyukainya. Namun aku ingin katakan bagaimana mengatasinya.
Kawan, diusia tujuh belas ini aku banyak mengerti. Tak selalu ketika kita menyukai seseorang, kita berhak memiliki. Justru dengan rasa suka yang terpendam itu, kita lebih mencintai dengan tulus. Jangan dipaksakan agar dia menjadi milikmu. Karena itu bukan cinta. Tapi egoisme dan nafsu belaka. Biarkan semua berjalan sesuai alurnya. Setiap orang ada perannya. Bukankah yang menulis kisah kita adalah Tuhan Yang Maha Segala? Ah, pastilah skenario Nya lebih indah dari kisah dongeng, drama Korea, bahkan Novel terkenal sekalipun. Dan pastikan kita yang memainkan peran terbaik. Bersabar dan menunggu. Kalau jodoh, Tuhan akan membuat pertemuan nya lebih menakjubkan dari yang kau bayangkan. Percayalah! Dan kalaupun tidak, Tuhan sudah memilih yang terbaik. Lebih dari pilihanmu sebelumnya.
Buat apa ngotot, repot, pusing memikirkan sesuatu yang seharusnya tidak dibuat begitu? Cinta itu yang menguatkanmu, bukan yang melemahkan.
Aku pernah difase fase itu. Fase egoisme. Dan untungnya, kami saling menjauh. Biar. Biar nanti terbuka sendiri pintunya -kalau jodoh. Kalaupun tidak, aku mendoakan semoga dia mendapatkan istri yang lebih sholihah, lebih berpendidikan, lebih cantik dan lebih lebih lainnya. Bukankah doa itu mantul pada yang mendoakan, kawan? Ribuan malaikat akan jawab, dan untukmu juga 😃
14 November 2021
Komentar
Posting Komentar