Gaya Hidup dan Saya

    Satu dasawarsa dan windu terakhir, lazim sekali bagi seorang manusia tumbuh dan berkembang baik secara fisik maupun mental. Juga ilmu pengetahuan. Apa yang sering dia lihat, dia dengar dan pelajari akan mempengaruhi cara berpikir.

   Genap satu lustrum belajar di pondok pesantren mengubah banyak cara pandang saya. Terutama dalam keagamaan. Saya dibekali dengan beraneka ragam ilmu. Walaupun ketidakseriusan saya ini pada akhirnya menghasilkan banyak kekurangan; baik dalam mempelajari bahasa, hafalan Al-Qur'an, dan dasar-dasar ilmu agama lainnya.

   Sejak dulu saya tertarik dengan bahasa. Terutama bahasa arab. Meskipun saya sangat minim dalam penguasaan terhadapnya, saya selalu memberi sorotan besar kepada ahli bahasa arab, cendikiawan, ulama dan siapapun juga apapun yang berkaitan dengan bahasa arab dan jajarannya. Sebab dalam Islam itu sendiri, bahasa arab adalah kunci untuk memasuki 'ruang' agama. 

   Qodarullah saya ditakdirkan untuk belajar di negeri seribu darwis ini. Sudan tepatnya. Dan setahun terakhir ini benar-benar membuat perubahan besar pada pola pikir saya. Saya lebih terbuka melihat segala aspek. Apalagi di era digital yang mana informasi terbuka begitu deras hingga meledak. Juga teknologi komunikasi yang memudahkan. Semua itu benar-benar membantu dalam proses belajar yang tengah saya alami sekarang ini.

Bersambung ke part 2

Komentar

Postingan Populer